Kenapa Awal Puasa Bisa Berbeda? Ini Dasar Penetapannya dalam Islam

Sumber : Pinterest
Setiap tahun ketika Ramadan mendekat, sering muncul pertanyaan yang sama kenapa tanggal mulai puasa bisa berbeda antara satu kelompok atau negara dengan yang lain? Misalnya, sebagian orang sudah berpuasa duluan, sementara yang lain masih menunggu sehari lagi. Perbedaan itu bukan tanpa alasan.
? 1. Kalender Islam itu Berbasis Bulan
Dalam Islam, sistem kalender yang dipakai adalah kalender lunar (bulan), bukan kalender Masehi yang berbasis matahari. Artinya, bulan baru ditentukan bukan berdasarkan tanggal di kalender biasa, tetapi berdasarkan fase bulan itu sendiri.
Kalender lunar ini memiliki bulan yang panjangnya sekitar 29 atau 30 hari, tergantung kapan bulan sabit pertama terlihat setelah new moon (bulan baru). Ini membuat tanggal Ramadan bergeser sekitar 10–12 hari setiap tahunnya dibanding kalender Masehi.
?️ 2. Ada Dua Cara Menentukan Awal Bulan
Penentuan awal Ramadan biasanya dilakukan dengan dua pendekatan utama:
✨ a. Rukyah (Pengamatan Langsung)
Ini merupakan cara tradisional melihat hilal (bulan sabit tipis) secara langsung di langit setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Syakban.
Jika hilal terlihat, maka esoknya ditetapkan sebagai awal Ramadan. Kalau tidak misalnya karena cuaca mendung atau hilal tidak nampak maka bulan Syakban dihitungan 30 hari dan puasa dimulai hari berikutnya.
? b. Hisab (Perhitungan Astronomi)
Metode ini dilakukan lewat perhitungan astronomi modern, yang menghitung posisi bulan, sudutnya terhadap matahari, dan kemungkinan hilal terlihat. Dengan pendekatan ini, para ahli bisa memperkirakan kapan Ramadan akan dimulai jauh hari sebelumnya.
? 3. Kenapa Hasilnya Bisa Beda-beda?
Walaupun tujuannya sama, mengapa ada perbedaan tanggal puasa? Berikut beberapa penyebabnya:
? Metode Berbeda
Beberapa kelompok atau organisasi Islam lebih mengutamakan perhitungan astronomi, sementara yang lain tetap menekankan rukyah langsung untuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Ini bisa membuat jadwal berbeda walau hilal secara ilmiah sama.
? Faktor Lokal dan Geografis
Posisi geografis suatu tempat juga memengaruhi kapan hilal bisa terlihat. Suatu daerah bisa melihat bulan lebih dulu daripada daerah lainnya karena perbedaan lokasi di bumi.
⚖️ Interpretasi Agama yang Beragam
Para ulama kadang punya pandangan yang berbeda soal bagaimana metode hisab dan rukyah diterapkan beberapa menerima hisab secara penuh, beberapa hanya sebagai panduan, dan beberapa tetap mengutamakan rukyah. Variasi inilah yang menyebabkan perbedaan keputusan awal puasa di antara kelompok umat Islam.
? 4. Perbedaan Itu Bukan Kesalahan
Penting dipahami bahwa perbedaan awal puasa bukanlah kekeliruan atau pertentangan dalam Islam. Perbedaan metode penentuan bulan sudah terjadi sejak zaman dulu, karena Quran dan hadis memberi pedoman umum tentang melihat hilal, tetapi tidak mengikat satu teknik eksklusif.
Sebagian ulama bahkan menegaskan bahwa yang terpenting adalah berpuasa pada bulan yang ditandai oleh hilal menurut pendekatan yang dipegangnya, asalkan dilakukan dengan itikad baik dan sesuai dengan ajaran agama.
Sumber :
desatepus.gunungkidulkab.go.id
kumparan
